LPMPP Universitas Cenderawasih Laksanakan Workshop Penyusunan Indikator Kinerja Tambahan Berbasis Outcome Based Education (OBE)
Jayapura – Lembaga Penjaminan Mutu dan Pengembangan Pembelajaran (LPMPP) Universitas Cenderawasih melaksanakan Workshop Penyusunan Indikator Kinerja Tambahan (IKT) Berbasis OBE pada tanggal 30 September–2 Oktober 2026. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bagian dari upaya penguatan sistem penjaminan mutu dan peningkatan kualitas tata kelola perguruan tinggi, khususnya dalam penyusunan indikator kinerja tambahan yang relevan dengan kebutuhan dan karakteristik perguruan tinggi.
Kegiatan workshop dibuka oleh Kepala LPMPP Universitas Cenderawasih, Ibu Octolia Togibasa, S.Si., M.Si., Ph.D. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya penyusunan indikator kinerja tambahan yang terukur, relevan, dan dapat menjadi instrumen dalam mendukung peningkatan mutu serta pencapaian tujuan strategis perguruan tinggi.

Workshop ini menghadirkan Ibu Dr. Raoda Ismail, M.Pd., C.IQA-Ed. sebagai narasumber yang memberikan pemaparan dan pendampingan kepada para peserta dalam memahami konsep, penyusunan, serta pengembangan indikator kinerja tambahan.
Peserta workshop tidak hanya berasal dari Universitas Cenderawasih, tetapi juga melibatkan peserta dari sejumlah perguruan tinggi swasta yang berada di Kota Jayapura, Papua, antara lain : Universitas Sains dan Teknologi Jayapura (USTJ), Politeknik Penerbangan Jayapura, Politeknik Kesehatan Jayapura, Universitas Papua Madani Jayapura, Universitas Ottow Geissler Papua, dan Institut Swadiri Jayapura. Keterlibatan peserta dari berbagai perguruan tinggi tersebut menjadi ruang untuk berbagi pengalaman, pengetahuan, dan praktik dalam pengembangan sistem penjaminan mutu perguruan tinggi.

Melalui kegiatan ini, LPMPP Universitas Cenderawasih berharap peserta dapat memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif serta mampu menyusun indikator kinerja tambahan yang sesuai dengan visi, misi, tujuan, dan karakteristik masing-masing perguruan tinggi. Workshop ini juga diharapkan dapat memperkuat budaya mutu dan mendorong peningkatan kualitas penyelenggaraan pendidikan tinggi di Papua.


